Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara memilih dokter spesialis kandungan yang cocok (based on my experience).
1. Locations
Well moms.. Sejak kita tahu bahwa kita positive hamil (++) you all will so excited.. Pasti anda akan penuh antusias untuk datang ke dokter spesialis kandungan. Ada perasaan bahwa anda HARUS datang ke dokter terbaik di kota anda atau yang TERLARIS yang banyak artis datang kesana, and blah blah blah.. But first, check your location. Apakah tempat praktek dokter tersebut berada dekat dengan tempat anda tinggal, atau dekat dengan lokasi kantor anda. Pilihlah lokasi praktek dokter yang memudahkan anda untuk menjangkaunya. sehingga memungkinkan anda dapat memeriksakan kondisi kehamilan anda kapanpun.
2. Reviews
Lalu anda baca terus review mengenai dokter tersebut, tentang pengetahuan akademisnya, pengalamannya, jadwal praktek nya, dan testimoni pasien lain di internet (media termudah) karena era digital ini akan mempermudah anda memperoleh informasi. Dan notes nya jika anda mendapat review positive maupun negative coba benamkan dulu sampai anda sendiri mencoba menemui dokter tersebut. Saran saya carilah beberapa referensi dokter kandungan.
3. Treats
Setelah anda menentukan dokter mana saja yang sesuai dengan referensi anda, maka cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter tersebut. Idealnya dokter yang menurut saya baik adalah punya kategori sbb.:
Terbuka
Seorang dokter yang terbuka memang ada plus minus nya. Sebuah keharusan bagi pasien untuk tau kondisinya namun kadang apabila sebuah berita kurang menggembirakan kadang keterbukaan itu membuat si pasien menjadi stress, kepikiran, sedih, galau. Hal seperti ini justru harus dihindari oleh para ibu hamil. Pilihlah dokter yang tau cara bagaimana menyampaikan keterbukaan itu dengan cara yang baik dan punya solusi. Serta mau mendengarkan pendapat pasien dan bisa diajak berdiskusi.
Detail
Anda perlu untuk mengetahui secara detail kondisi anda dan tentunya si janin dalam kandungan. Perhatikan dokter pada saat melakukan pemeriksaan, USG, dan pilihlah dokter yang mau menjelaskan mengenai apapun (karena jujur saya dan suami tidak berlatar belakang pendidikan kesehatan jadi perlu sekali untuk dijelaskan).
Ilmiah
Pada saat pemeriksaan, anda perlu bertemu dengan dokter yang logis dan ilmiah. Perlu memang kita mengkuti pesan leluhur, atau adat kebiasaan namun bagaimana itu dikorelasikan dengan keilmuan medis, maka tanyalah dokter anda.
4. Contactable
Kalau anda sulit untuk menemukan dokter yang bisa dikontak by chat, minimal dia bisa dikontak pada saat darurat itu saja sudah cukup. Karena pertanyaan bumil itu tidak ada habisnya, konsultasi sepertinya perlu dilakukan 24/7 (kalo bisa). Beruntung anda menemukan dokter yang bisa anda konsultasi via chat, jika tidak, manfaatkan waktu anda untuk berkonsultansi pada saat jadwal kontrol rutin.
5. Count your budget
Oke ini bukan point terakhir yang harus anda perhatikan, namun penting sekali untuk menghitung ketersediaan dana yang anda miliki. Beruntung apabila biaya itu ditanggung asuransi atau perusahaan anda. Perlu ada perkiraan biaya yang harus dicadangkan sampai dengan waktu bersalin nantinya. Karena sekedar info untuk proses persalinan anda akan perlu banyak biaya, maka pilihlah rate harga jasa dokter dan rumah sakit tempat anda bersalin yang sesuai dengan kemampuan anda. Saya paham anda inginkan yang terbaik untuk putra-putri anda, namun sesuai kemampuan anda, itu lebih baik.
Okay sekian simple tips dari saya, mungkin banyak diluar sana yang tips nya lebih canggih dari yang saya sampaikan, namun semoga pengalaman saya ini bisa membantu anda dalam menjalani masa kehamilan hingga bersalin nantinya. Be strong moms!!
Minggu, 12 Juni 2016
Tentang obgyn
Minggu, 28 Februari 2016
Baby sitter vs daycare????
Sebagai working mom, jujur saya stress menghadapi waktu kerja pasca istirahat melahirkan usai.. karena saya harus menitipkan kepada siapa anak ini.. kondisi dimana untuk saat ini berhenti bekerja belum menjadi sebuah pilihan untuk saya..
Pertama saya mempercayakan menitipkan anak saya ke tangan seorang ART.. alhamdulillah semua berjalan dengan baik.. ART saya pekerjaannya rapi dan sayang dengan Al.. namun hanya bertahan 2 bulan karena si ART diminta untuk kembali ke kampung oleh suaminya.. sambil berlalu kami memikirkan untuk memasukkan al ke daycare.. di awal sebelum memasukkan al ke daycare saya dan suami galau karena perasaan tidak tega untuk menitipkan anak sekecil Al ke daycare.. namun setelah melihat kondisi daycare dimana banyak anak2 yang usianya jauh lebih kecil dari Al yang juga ada disana, kami memantapkan hati..
Setiap pagi Al pergi bersama kami.. sebelum kekantor mampir menitipkan Al ke daycare dan pulang sore kami jemput.. di minggu pertama Al terkena panas tinggi batuk pilek.. sehingga al istirahat di rumah selama satu minggu.. seminggu berselang dia panas lagi pada saat di daycare yg mengakibatkan saya harus jemput cepat.. pada saat di rumah dia sangat manja dengan saya.. terlebih lagi karena saya menemani dia setiap saat.. anak ini ingin sekali selalu dekat dengan ibunya.. mungkin itu yg ingin dia sampaikan.. mungkin dia sedang berusaha menyesuaikan diri dengan aktivitas itu.. tapi fisik mungil nya kurang mendukung.. apalagi di pagi hari tadi Al cranky sekali pada saat di mobil dan pada saat akan handover ke caregivernya.. sampai dia histeris dan menarik2 baju saya..
Alhasil sekarang saya bingung memikirkan keputusan apa yang harus saya ambil.. meneruskan di daycare dengan kondisi psikologis Al cranky seperti tadi.. atau kembali mengambil ART yg standby ada di rumah namun minim pengawasan.. pilihan yang sulit.. sangat sulit.. seandainya ada pilihan lain..
Usia Al sekarang 8 bulan.. dia sudah kenal banyak jenis makanan.. selera makan nya bagus sehingga saya hanya perlu menyeimbangkan asupan gizinya.. gigi al belum ada yg nampak meski hasrat menggigitnya sudah luar biasa.. kemampuan fisiknya juga aktif sekali.. meski berangkang (merangkak) nya belum lancar tapi dia sudah ingin berdiri dan berjalan.. ingin rasanya setiap saat melihat tumbuh kembang Al..
harapan saya adalah cukup kami yg berkorban dan mengalah.. biar Al tetap bahagia tanpa beban.. biar al tumbuh seperti yang seharusnya..